Teknik Closing dan Contohnya, Mudah Diterapkan Ternyata

Teknik Closing dan Contohnya, Mudah Diterapkan Ternyata

Teknik closing dan contohnya umumnya dilakukan saat salesperson menilai calon konsumen telah memenuhi kriteria. Tepatnya untuk dijadikan konsumen. Namun, calon customer tersebut belum mencapai kesepakatan membeli produk.

Dengan ini, arti kegiatan closing merupakan perlakuan yang diberikan oleh salesperson. Gunanya untuk menjadikan calon customer menjadi custom. Jenis teknik closing dan contohnya adalah sebagai berikut.

  • Metode Asumsi

Teknik closing dan contohnya dengan asumsi merupakan metode yang paling sering dilakukan. Metode ini kerap dilakukan serta cukup efektif. Karena tak memberikan waktu banyak untuk calon customer berpikir. Akhirnya menghindari kemungkinan mereka berubah pikiran. Contoh dari assumptive closing sebagai berikut:

Calon customer telah memasuki toko. Kemudian Anda menilai jika dia merupakan calon customer yang mampu serta cocok bagi produk Anda. Setelah menjalin berkomunikasi membahas produk, Anda dapat mulai closing. Anda dapat menyampaikan: Kami memberikan fasilitas pengiriman gratis. Jika pembelian yang dilakukan dalam jumlah lebih dari 10. Kira-kira nanti Anda ingin memesan dalam jumlah berapa?

  • Metode Alternatif

Alternative closing adalah metode yang hampir mirip assumptive closing. Di mana metode ini menunjukkan salesperson mengasumsikan calon customer akan membeli produk.

Contoh yang paling kerap dihadapi adalah di pusat penjualan HP. Apabila calon customer tampak menimbang keputusan tipe HP. Anda sebagai salesperson dapat coba mengatakan: “Kami memiliki 2 tipe HP. Tipe X dan tipe Y. Perbedaannya hanya di RAM serta memori internal. Jadi, kakak butuh kapasitas RAM yang besar atau yang biasa?”

  • Batasan Waktu

Metode batasan waktu pun cukup kerap diterapkan. Namun, jarang dilakukan untuk person-to-person. Pada metode ini, closing dilakukan dengan tujuan untuk membatasi waktu. Sekaligus membuat calon customer terburu-buru membeli produk Anda.

Contoh penerapan metode batasan waktu yang paling kerap ditemui adalah: “Special offer only for today”. “Promo cashback hanya sampai hari ini”.

  • Penekanan Stok Barang

Metode ini tak berbeda dengan metode batasan waktu. Jika cara batasan waktu diterapkan dengan menggunakan waktu untuk menekan calon customer. Maka metode satu ini menggunakan jumlah stok produk sebagai penekan calon customer.

Sebagai contoh: “Dapatkan penawaran spesial. Hanya berlaku bagi 100 orang pembeli pertama”. “Produk terbatas, tersedia 50 unit tersisa”.

  • Pemberian Reward

Pemberian reward atau hadiah pada customer setelah menyelesaikan pembelian. Ini merupakan metode yang amat sering digunakan. Terbukti cukup luas cakupan bisnis yang dapat melakukannya.

Sebagai contoh, hadiah payung yang terdapat sablon logo perusahaan. Ini akan membuat banyak orang bisa melihat perusahaan Anda. Anda tak perlu repot harus membuat iklan. Jenis souvenir ini telah banyak dibuat perusahaan dalam skala besar. Misalnya, mobil, hotel, maupun produk rumahan.

Beberapa jenis closing dan contohnya tersebut membuktikan bahwa closing bisa dilakukan dengan berbagai cara. Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi spesifik. Jangan lupa share informasi ini jika Anda rasa bermanfaat, ya.

Ringkasan Materi Buku Teknik Closing Dewa Eka Prayoga

Ringkasan Materi Buku Teknik Closing Dewa Eka Prayoga

Buku teknik closing Dewa Eka akan dibahas kali ini. Anda dapat menerapkannya pada penjualan offline maupun online. Anda bisa memberi manfaat kepada customer. Kemudian customer pun akan memberi manfaat balik pada Anda. Caranya dengan membeli produk yang Anda tawarkan. Win-win solution, kan? Berikut adalah beberapa ringkasan materi dari bacaan ini.

  • Buat Calon Pelanggan Berkata “YA” Sebanyak-banyaknya

Kata “YA” yang berulang dapat membentuk sebuah pola. Terdapat penelitian menunjukkan jika dibutuhkan 3-8 jawaban “YA” supaya pola ini sungguh-sungguh terbentuk. Yang perlu Anda ingat, jangan terlalu banyak melakukan hal ini. Mengapa? Tentu calon customer akan jadi risih.

Nah, apabila sekiranya Anda telah yakin mengetahui kapan harus closing. Di akhir pertanyaan, coba arahkan pikiran calon pelanggan untuk berkata “Ya, saya ingin beli.”

  • Jangan Sampai Percakapan Berhenti di Anda, Coba Tanya Balik

Tiap kali calon pelanggan mengungkapkan keberatannya. Saat Anda jawab, selalu coba Anda akhiri dengan pertanyaan. Di sinilah maksud trik dalam buku teknik closing Dewa Eka ini.

Penjual yang hebat bukan yang banyak bicara. Namun, yang banyak bertanya. Eits, bertanyalah dengan cara elegan. Jangan sembarang mengajukan pertanyaan. Intinya, yang paling banyak bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkualitas. Maka dia adalah yang akan menjadi pemenang percakapan.

  • Berikan 3 Jenis Keuntungan Secara Ringkas dalam Satu Penawaran

Anda berikan 3 macam keuntungan secara ringkas. Berikan dalam satu penawaran. Orang umumnya suka produk dengan banyak manfaatnya. Terlepas apakah produk tersebut barang maupun jasa.

  • Customer harus Memutuskan Saat Itu Juga, atau Mereka akan Menyesal

Teknik “Now or Never” ini ampuh memaksa calon customer untuk tak menunda pembelian. Mengapa demikian? Sebab jika ia menunda, maka akan ada kerugian yang besar. Entah masa promo habis, produknya yang tak ada lagi, maupun harganya menjadi naik.

Teknik ini pas untuk Anda yang tengah menyelenggarakan promo-promo kreatif. Atau memang ada momen khusus yang mempunyai keterbatasan. Baik dalam jumlah produk, jumlah waktu, maupun jumlah pembeli.

  • Beri Tiga Penawaran, Produk yang Ditawarkan Berada di Tengah

Misalnya, Anda ingin menjual produk “X”. Coba buat produk A dan B. Di mana notabene produk A harganya lebih mahal dari X. Sementara produk B lebih murah. Produk X harganya berada di tengah-tengah. Dari segi kualitasnya pun demikian.

Berdasarkan survei ke beberapa pembeli di berbagai tempat. Rupanya orang cenderung memilih produk yang ada di tengah. Yakni produk X. Apalagi jika produk A dan B telah diatur lebih mahal serta lebih murah.

Akan terasa berbeda apabila Anda hanya menjual produk X saja. Tak ada produk yang dibandingkan. Orang justru cenderung tak akan membelinya.

Nah, itu tadi 5 dari 17 trik dalam buku teknik closing Dewa Eka. Anda tak harus hafal seluruh teknik tersebut. Hal yang paling penting adalah Anda memahaminya. Banyak praktik dan latihan maka hasilnya akan menyusul. Tertarik memiliki buku ini?

Keuntungan Teknik Closing untuk Meningkatkan Penjualan Anda

Keuntungan Teknik Closing untuk Meningkatkan Penjualan Anda

Sudah tahu bagaimana keuntungan teknik closing yang membuat penjualan meningkat? Menurut data statistik, sebesar 90% laporan sales menyerah atas customer mereka. Hal ini dilakukan setelah ditolak sebanyak 4 kali. Sebaliknya, 80% customer justru berubah pikiran setelah ditawarkan sebanyak 4 kali. Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat Anda dapatkan.

  • Membuat Pelanggan dapat Segera Menentukan Pilihan

Teknik Now or Never mampu membuat customer Anda secara spontan menentukan pilihannya. Meski teknik ini agak terkesan memaksa dalam penerapannya. Namun teknik ini telah terbukti ampuh. Keuntungan teknik closing ini, pelanggan akan segera menentukan pilihan untuk membeli produk Anda. Akhirnya, produk pun dapat laris terjual secara cepat.

  • Memberikan Rasa Eksklusif atau Spesial Bagi Customer Setelah Membeli Produk Anda

Semua hal yang “istimewa” pastinya terasa menyenangkan, Teknik ini dapat membuat Anda mampu menunjukkan pada customer Anda. Mereka merupakan orang spesial apabila membeli salah satu produk yang Anda jual.

  • Menyenangkan Hati Customer Melalui Pujian

Siapa sih orang yang tak suka dipuji? Pasti semua orang menyukainya. Teknik satu ini memang terkesan “menjilat”. Namun Anda harus mencobanya. Dengan teknik ini Anda pun berpotensi untuk lekas closing.

  • Dapat Mengerti dan Memahami Customer

Tidak kenal maka tidak sayang. Barangkali, istilah ini cocok dengan teknik yang empati. Apabila Anda menunjukkan sisi empati Anda pada pelanggan, maka mereka dapat merasa Anda mampu mengerti sekaligus memahami mereka. Anda pun bisa membangun kedekatan dengan pelanggan Anda dengan teknik ini.

Keuntungan teknik closing ini, Anda berpotensi memiliki pelanggan setia. Karena mereka merasa Anda mampu memahami segala kebutuhan mereka dan enggan berpindah ke produk kompetitor.

  • Membuat Customer Yakin Terhadap Produk Anda

Memberikan hasil testimoni customer produk Anda dapat menjadi alasan yang kuat untuk meyakinkan pelanggan baru. Terutama ditambah dengan pengalaman dari customer produk Anda sebelumnya yang memiliki kemiripan dengan pelanggan Anda sekarang. Pastinya akan menjadi nilai tambah lebih untuk meyakinkan customer Anda.

  • Membuat Sales Jadi Optimis dan Percaya Diri

Teknik satu ini memang terkesan ama5 “percaya diri” sebab Anda berasumsi bahwa customer akan membeli produk Anda. Anda dapat melakukannya dengan melontarkan pertanyaan secara halus tapi pasti. Dengan mempunyai kepercayaan diri, pastinya Anda dapat berhasil hingga ke tahap closing.

  • Membuat Produk Jadi Lebih Unggul Bagi Customer Dibandingkan Milik Pesaing

Siapa sih yang tak akan tertarik dengan harga yang jauh lebih murah? Semua orang tentu menyukai produk yang harganya murah. Namun tetap berkualitas tinggi. Salah satu metode closing yang bisa Anda coba yakni dengan membandingkan harga. Khususnya dengan kompetitor lain. Cara ini ampuh menarik pelanggan untuk lebih memilih produk Anda.

  • Memberi Sugesti Customer untuk Membeli Produk dengan Harga yang Dicoret

Teknik ini tak jauh berbeda dengan teknik komparasi. Hanya saja tampak jauh lebih sederhana. Anda cukup perlu mencantumkan harga yang sekarang ini Anda tawarkan.

Kemudian mencoret harga lama. Dengan demikian, Anda memberikan kesan jika harga yang Anda tawarkan jauh lebih murah. Apalagi apabila Anda menjual produk tersebut dengan sistem all in one. Pastinya banyak customer yang akan tertarik.

Demikian 8 keuntungan teknik closing yang sales wajib ketahui. Apabila tidak mengetahui cara closing yang tepat, sayang sekali ya melewatkan kesempatan ini.

Teknik Closing Sales yang Efektif untuk Dilakukan

Teknik Closing Sales yang Efektif untuk Dilakukan

Dalam bisnis yang melakukan proses penjualan, sangat familiar dengan istilah sales. Merupakan seseorang atau beberapa orang yang tergabung dalam sebuah tim. Memiliki tugas untuk melakuka penawaran hingga penjualan produk pada calon pembeli. Teknik closing sales merupakan salah satu strategi yang wajib digunakan dalam proses tersebut.

Seperti apa sih teknik closing yang tepat untuk dilakukan sales? Jika dilihat-lihat, memang cukup mudah melakukan closing. Tetapi jangan disepelehkan karena melakukannya cukup sulit. Beberapa calon pembeli bisa jadi akan berubah pikiran berkali-kali. Agar bisa lebih sukses, lakukan beberapa hal berikut.

  1. Menunjukkan Rasa Empati

Seorang sales bila diperlukan harus menunjukkan rasa empatinya. Karena para calon pembeli akan merasa percaya pada Anda dan produk yang ditawarkan. Misalkan dengan cara menceritakan bahwa Anda juga pernah mengalami masa-masa seperti ini. Lalu menjelaskan langkah yang Anda ambil.

Bisa jadi calon pembeli akan merasa semakin percaya dan memutuskan untuk membeli produk Anda. Sebelum melakukannya, Anda sebagai sales harus melakukan pendekatan untuk bisa memahami dan mengerti kondisi dari calon pembeli.

  1. Memberikan Testimoni

Ketika sales menawarkan produk, alangkah baiknya melakukan teknik closing sales yang satu ini. Memberikan testimoni dari penggunaan dan pembelian sebelumnya sangat efektif. Rasa percaya akan terbangun dalam diri calon pembeli dengan mudah. Dan para calon pembeli akan segera memutuskan untuk melakukan transaksi penjualan dengan Anda.

  1. Memberi Pujian

Setiap orang pasti suka jika diberi pujian oleh orang lain. Tak terkecuali calon pembeli yang dipuji oleh sales. Ketika menawarkan produk yang Anda jual, alangkah baiknya memuji sang calon pembeli. Dengan kata lain untuk menjilatnya agar mau membeli produk yang Anda tawarkan. Dalam pujian tersebut harus Anda kaitkan dengan produk Anda.

  1. Teknik Jika Maka

Teknik closing sales yang selanjutnya ialah membuat calon pembeli merasa menyesal. Bagaimana caranya? Dengan mengatakan kerugian apa saja yang akan didapat calon pembeli. Jika ia tak membeli produk yang Anda tawarkan. Dengan begitu, calon pembeli akan memikirkan kembali. Apakah keputusannya sudah tepat atau perlu dirubah.

  1. Coret Harga

Dalam teknik closing sales yang berikut, cukuplah mudah dan sederhana. Anda hanya perlu mencoret harga lama dari produk dan meletakkan harga baru di bawahnya. Dan calon pembeli akan menimbang-nimbang keputusan dengan melihat tingginya perbedaan harga. Bisa jadi akan segera melakukan transaksi penjualan.

  1. Melakukan Perbandingan

Tak jauh berbeda dengan teknik sebelumnya, teknik yang satu ini sangat sederhana. Anda sebagai sales hanya perlu melakukan perbandingan antara satu produk dengan yang lainnya. Mulai dari perbandingan harga, manfaat, keuntungan, dan masih banyak lainnya. Dengan begitu sang calon pembeli akan lebih mudah mengatakan setuju.

Nah, itulah beberapa teknik closing yang dapat dilakukan oleh sales. Merupakan strategi-strategi yang cukup familiar tapi jitu untuk dilakukan. Dan bisa menghasilkan transaksi penjualan. Bisnis Anda pun akan mendapat banyak pundi-pundi uang.

Teknik Closing yang Tepat untuk Meningkatkan Penjualan

Teknik Closing yang Tepat untuk Meningkatkan Penjualan

Berbisnis memanglah gampang-gampang susah. Teknik dan strategi khusus sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis. Apalagi ketika ini adalah bisnis yang memerlukan transaksi penjualan. Teknik closing yang tepat sangat penting untuk diperhatikan. Karena teknik yang satu ini dapat menjadi strategi yang tepat dalam proses bisnis, terutama bisnis penjualan.

Lalu bagaimananya cara melakukan closing yang tepat? Agar bisnis Anda bisa lebih banyak menghasilkan pundi – pundi uang dari transaksi penjualan. Sebenarnya teknik closing merupakan salah satu strategi yang cukup mudah. Hanya saja memerlukan beberapa trik dan kesabaran. Karena setiap calon pembeli memiliki karakter yang berbeda.

Begitu pula dengan penanganannya yang jelas berbeda satu sama lainnya. Supaya lebih jelas, simaklah ulasan berikut mengenai teknik closing yang tepat. Yang cocok Anda terapkan dalam proses berbisnis. Dan semoga bisa membantu mengasah skill closing Anda demi mendapatkan pundi – pundi keuntungan.

Apa Saja Metode – metode Closing Itu?

  1. Take Away

Dalam bisnis distibusi barang sudah sangat familiar dengan metode closing yang satu ini. Seringkali metode ini digunakan untuk menawarkan produk eksklusif pada calon pembeli. Hanya beberapa orang saja yang akan ditawari produk ini. Karena jumlah stoknya yang terbatas. Dan diskon pun diberikan untuk memikat pelanggan. Agar ia mau menunggu hingga barang datang.

  1. Assumptive

Untuk metode yang perlu dilakukan dalam teknik closing yang tepat selanjutnya ialah assumptive. Keefektifan yang tinggi dimiliki oleh metode yang satu ini. Karena seringkali calon pembeli merasa sangat tertarik akan produk. Hanya saja tidak dapat mengambil keputusan yang tepat. Dengan begini Anda bisa mengajukan diri untuk mengurus syarat – syarat transaksi.

Kunci dari metode ini ialah kebutuhan dan keinginan dari calon pembeli. Agar bisa dilakukan dengan efektif maka Anda harus benar – benar memahaminya. Ketika sang calon pembeli dengan suka rela memberikan yang Anda butuhkan sebagai syarat transaksi, jelas ia setuju. Dan tidak akan ada hambatan lagi untuk proses transaksi pembayaran.

  1. Summary

Dalam berbisnis, seringkali penjual akan menegaskan kembali penawaran akan produk. Yang mana sangat diharapkan untuk dibeli. Pertimbangan yang tepat pun akan diberikan. Mulai dari menjelaskan manfaat serta keuntungan memiliki produk tersebut. Agar bisa menghasilkan closing dan transaksi pembayaran di akhir.

Metode yang satu ini memang sedikit mirip dengan yang kedua. Karena nantinya Anda akan menawarkan bantuan untuk mengurus segala halnya. Demi kelancaran setelah dilakukannya teknik closing yang tepat untuk menghasilkan pundi – pundi uang.

  1. Now or Never

Dalam bisnis, seringkali dilakukan beberapa opsi mendesak. Misalnya now or never closing yang merupakan urgent close. Anda akan memberikan penekanan pada calon pembeli untuk memutuskan tindakannya. Seringkali diselipi dengan diskon – diskon atau hadiah yang akan didapatkan jika memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan.

Inilah beberapa metode untuk closing yang tepat yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda. Memang beragam dan perlu dipilah – pilah dengan baik mana yang paling sesuai. Agar tak sampai terjadi kesalahan yang berdampak fatal.

Ternyata Begini 4 Teknik Closing Penjualan dalam Bisnis

Ternyata Begini 4 Teknik Closing Penjualan dalam Bisnis

Ketika memutuskan untuk berbisnis, Anda juga harus mempertimbangkan aspek penjualan. Karena prose penjualan dalam bisnis, merupakan salah satu yang paling krusial. Untuk itu, memerlukan beberapa teknik jitu. Teknik closing penjualan salah satunya. Yang mana harus Anda perhatikan dengan seksama.

Seperti apakah itu teknik closing dalam penjualan? Teknik closing merupakan strategi yang dilakukan untuk mencapai sebuah transaksi penjualan. Yang mana menggiring calon pembeli untuk memutuskan sebuah kesepakatan dengan membeli produk milik Anda. Agar lebih jelas, simaklah ulasan berikut ini.

Macam-macam Teknik Closing

  1. Teknik Soft Closing

Dalam teknik closing penjualan Anda dapat melakukan teknik soft closing. Anda harus melakukan secara lembut, halus dan perlahan. Tak langsung to the point dengan menawarkan produk. Keutamaan dalam teknik yang satu ini ialah dengan mengetahui dulu apa yang menjadi keinginan dari pelanggan akan produk yang Anda tawarkan.

Anda bisa mengajukan beberapa pertanyaan untuk langkah-langkah awal. Dengan begitu Anda bisa menggali banyak data keinginan dari pelanggan tersebut. Anda akan mudah untuk melakukan closing yang menghasilkan transaksi penjualan. Karena sudah tau sebelumnya apa yang menjadi masalah dan keinginan pelanggan sebagai solusinya.

  1. Teknik Closing Asumtif

Untuk teknik closing selanjutnya yang dapat Anda lakukan ialah closing asumtif. Bila Anda merupakan seseorang yang sudah berpengalaman dan profesional maka akan mudah melakukannya. Dengan rasa percaya diri yang tinggi serta kewibawaan, Anda dapat meyakinkan pelanggan.

Dalam melakukan teknik closing penjualan secara asumtif ini, Anda harus pandai – pandai menyampaikan kebermanfaatan produk. Lalu apa saja keuntungan yang akan didapat pelanggan. Anda pun harus dengan rasa kepercayaan yang tinggi meyakinkan pelanggan untuk membeli produk milik Anda.

  1. Teknik Summary Closing

Dalam beberapa kejadian, pelanggan sering kali berubah-ubah pikiran. Dan serasa sulit untuk memutuskan sesuatu. Nah, dalam masalah ini, Anda harus menerapkan teknik summary closing. Agar bisa mendapatkan transaksi penjualan yang sukses. Dengan cara menyampaikan keunggulan produk yang Anda tawarkan satu per satu.

Dengan begitu rasa ketertarikan akan muncul sendirinya pada pelanggan. Dan ia akan lebih percaya pada Anda untuk membantunya memutuskan. Anda juga harus menawarkan bantuan untuk menyelesaikan segala syarat dalam proses transasksi penjualan. Sebagai bentuk meningkatkan kepercayaan dari diri pelanggan.

  1. Teknik Closing Eksklisif

Dalam proses penjualan ketika berbisnis, sangat penting untuk memiliki produk eksklusif atau terbatas. Kenapa demikian? Karena hal ini merupakan salah satu strategi jitu yang dapat digunakan untuk memperlancar transaksi penjualan. Dalam bahasa lain, disebut sebagai teknik closing eksklusif.

Dalam teknik ini, Anda akan menawarkan produk khusus yang eksklusif. Dengan jumlah yang terbatas, pelanggan akan merasa tertarik. Anda juga harus menyampaikan keunggulan dan keuntungan baik apa yang akan didapatkan pelanggan dengan produk eksklusif tersebut.

Nah, itulah beberapa teknik closing penjualan yang dapat Anda terapkan dalam bisnis milik Anda. Semoga bisa bermanfaat dan membantu kesuksesan bisnis Anda. Mudah bukan? Anda hanya perlu memperhatikan lebih lagi teknik closing dalam penjualan produk.

Jauh dari Sulit, Ini 5 Teknik Closing Bisnis Online yang Ampuh

Jauh dari Sulit, Ini 5 Teknik Closing Bisnis Online yang Ampuh

Di masa yang serba canggih ini, pasti sudah sangat familiar dengan bisnis online. Yang mana dilakukkannya proses berbisnis melalui media internet. Sama halnya dengan bisnis seperti biasa, bisnis online juga memerlukan beberapa strategi khusus. Teknik closing bisnis online salah satunya. Yang mana dilakukan untuk meningkatkan penjualan akan produk Anda.

Lalu seperti apa sih cara melakukan teknik closing dalam berbisnis online? Agar Anda tak kebingungan, simaklah ulasan berikut. Yang akan membahas beberapa cara untuk melakukan closing dalam penjualan secara online.

  1. Mencari Tahu Watak Pelanggan

Dalam berbisnis, Anda wajib tahu seperti apa saja watak – watak dari pelanggan Anda. Dengan begitu, Anda akan jauh mudah melakukan teknik pemasaran. Yang sudah disesuaikan dengan watak – watak dari pelanggan. Dan closing pun akan lebih cepat dilakukan serta menghasilkan sebuah transaksi penjualan akan produk yang Anda tawarkan.

  1. Berikan Empati

Rasa empati dapat meningkatkan ketertarikan dari pelanggan. Mengapa demikian? Karena Anda menyampaikan beberapa kondisi sebelumnya dari pembeli yang lainnya. Sebelum dan sesudah membeli produk milik Anda. Dengan begitu kepercayaan akan diri pelanggan pada Anda akan semakin meningkat. Ia akan luluh dan memutuskan untuk membeli produk Anda.

  1. Memberi Pujian

Siapa yang menyangkal, bahwa pujian dapat meluluhkan hati. Tidak ada bukan? Ya karena hampir setiap orang akan merasa senang ketika dipuji orang lain. Oleh karena itu, memberikan pujian pada pelanggan merupakan teknik closing bisnis online yang tepat untuk dilakukan. Anda bisa menawarkan pelanggan untuk memakai produk Anda. Dan memberikan pujian akan kecocokan.

  1. Memberikan Diskon atau Hadiah

Dalam segala macam penjualan, diskon merupakan hal yang paling ditunggu oleh pelanggan. Sama halnya dengan bisnis online, yang mana memerlukan pemberian diskon. Anda bisa memberikan diskon dengan besaran yang tak merugikan. Yang bisa Anda perkirakan sendiri berapa besar keuntungan yang akan didapat dengan adanya diskon tersebut.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan hadiah kepada pelanggan. Dalam teknik closing bisnis online hal ini merupakan salah satu strategi yang ampuh. Yang sangat berguna untuk menarik hati para pelanggan dan membuat mereka melakukan transaksi penjualan.

  1. Memberikan Penawaran Produk Spesial

Limited edition atau produk terbatas seringkali memberikan daya tarik pelanggan akan bisnis. Bagaimana tidak? Setiap orang pasti ingin memiliki barang yang berbeda dengan orang lain. Yang secara naluria bisa ia pamerkan kepada orang lain tersebut.

Oleh karena itu, penawaran produk terbatas atau spesial merupakan salah satu strategi ampuh dalam teknik closing bisnis online. Yang mana bisa mendatangkan lebih banyak lagi pelanggan ke marketplace Anda. Dan lebih banyak keuntungan akan anda dapatkan dengan mudah.

Itulah beberapa teknik yang bisa Anda lakukan untuk closing dalam bisnis online. Mudah bukan? Silakan Anda coba dan buktikan. Yang terpenting ialah niat dan keuletan Anda. Tanpa hal tersebut, Anda akan sedikit kesulitan dalam mempersabar diri ketika berbisnis.

Tiga Jenis CS yang Berperan Penting dalam Pekerjaan Bisnis Anda

Tiga Jenis CS yang Berperan Penting dalam Pekerjaan Bisnis Anda

Seorang contact person yang siaga jika dihubungi offline maupun online. Itulah mengapa CS adalah singkatan dari Customer Service. Pekerjaan ini biasanya standby di meja kerja office untuk melayani tamu. Di sisi lain mereka juga bertugas mengecek pesan-pesan tertulis. Khususnya yang dikirim lewat inbox di media perusahaan. Mulai dari pertanyaan, permintaan, hingga keluhan.

Sesuai tugasnya tepat bila CS adalah singkatan dari Customer Service. Di sini pihak luar dengan internal dijembatani dengan tindakan melayani keinginan berkomunikasi. Tidak hanya dengan calon konsumen ataupun pelanggan saja. Para mitra bisnis yang berniat menjalin kerjasama dapat menghubungi saluran kontak seorang CS.

Berlatar deskripsi tersebut sangat jelas dimengerti bahwa CS adalah singkatan dari Customer Service. Pengertian ini menjelaskan suatu jobdesc yang berdedikasi secara multilevel. Dimana unit pelayanan bisnis akan berjalan sesuai ketentuan job deskripsinya. Apabila sudah ditopang pegawai yang mengerti tanggungjawab dalam pekerjaan tersebut.

Setidaknya ada 3 pekerjaan yang berhubungan dengan CS ini, yakni CSR, CS di perkantoran, dan juga dengan CSO.

Ketga jenis CS ini akan bertanggung jawab terhadap internal manajemen pegawai yang sudah menaruh kepercayaan. Berikutnya kepada konsumen serta relasi kerjasama yang harus dilayani. Tepatnya bagaimana CS mesti menanggapi sapaan sejumlah pihak yang butuh bantuan. Terlebih lagi yang telah setia mengikuti aktivitas perusahaan. Istilahnya Customer Care. Ketiganya akan diulas di tulisan ini ya.

  1. CS adalah Singkatan dari Customer Service Representatif

Salah satu tugasnya melakukan komunikasi telepon terkait layanan produk atau jasa yang ditanyakan. CSR akan menjelaskan sejumlah prosedur sehingga calon pembeli lebih tertarik dari sebelumnya. Jalinan relasional yang dibangun ini tetap dapat menarik sebanyak mungkin keuntungan buat perusahaan.

Jadi, keyakinan serta rasa percaya menjadi target yang perlu dicapai. Selain itu CSR juga mengawal pengurusan dokumen yang diajukan pelanggan sampai ke beberapa unit layanan yang menangani bidang tersebut.

  1. Customer Service Office

Posisi kerja CS singkatan dari Customer Service Office ini bertatap muka langsung dengan pelanggan. Semisal di Bank peranan CSO terikat beragam kebutuhan nasabah untuk persoalan finansial. Namun hubungan CSO dengan pelanggan tidak selalu berjalan kaku.

Seringkali CSO juga menjadi teman bercakap-cakap yang akrab. Serta tempat menanyakan solusi atas problem atau ketidakpuasan yang tengah dihadapi. Oleh karena itu pembawaan sikap seorang customer service office mestinya sangat positif. Dikarenakan turut menentukan seberapa tinggi nilai kepuasaan konsumen terhadap servis perusahaan.

  1. Customer Service Online

Sesuai namanya penempatan CS online hanya di balik peralatan digital mulai dari ponsel hingga computer. Meski demikian tugasnya yang melayani ratusan konsumen lewat aplikasi serta toko-toko virtual tersebut sangatlah strategis. CS online harus memberikan informasi produk sejelas mungkin, termasuk menjalankan fungsi pemasaran, serta pendekatan pada calon konsumen.

Demikian tadi kita mengenal banyak alasan mengapa CS adalah singkatan dari Customer Service. Suatu pekerjaan yang mungkin sangat cocok dengan kepribadian Anda.

4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

Pernah menerapkan teknik closing dalam penjualan?Istilah ini mungkin terdengar asing bagi Anda. Tetapi bisa jadi tekniknya sering bermanfaat secara tidak langsung. Terutama saat keuntungan jual-beli dalam jumlah tertentu ditargetkan.

Semakin menguasai teknik closing, makin bermanfaat pada sasaran omzet yang ditargetkan. Mengapa demikian? Nah jika dari pihak pembeli sudah terbentuk keyakinan, berarti strategi komunikasi berhasil membuka peluang transaksi. Pendekatan konsumen semacam ini juga dilakukan oleh Customer Service yang handal jurus-jurus pemasaran.

Jika closing berhasil dilakukan maka konsumen pasti tertarik bertransaksi. Tetapi bilamana batal perlu evaluasi apakah informasi produk dianggap kurang memikat. Jikalau usaha meyakinkan calon pembeli masih gagal, tentu penguasaan teknik closing perlu diasah kembali. Jangan sampai pelanggan hilang ketika momen komunikasi tidak dimanfaatkan maksimal untuk menarik perhatian sebesar mungkin.

Teknik Closing Meyakinkan Calon Pembeli

Nah berikut ini beberapa teknik yang bisa diaplikasikan ya.

  1. Mengubah Mindset Konsumen

Kepercayaan diri terhadap produk yang dimiliki sangat penting dalam proses komunikasi bisnis. Konsumen bisa saja berusaha mengusik rasa percaya diri penjual terhadap harga yang dipasang.

Begitupun dengan customer service online sebagai petugas admin. Di sini CS harus mampu mengalihkan pemikiran calon pembeli yang semula ragu-ragu. Misalkan lewat sejumlah perbandingan harga dan bahan. Seperti alasan mengapa dengan harga cukup tinggi Anda bisa memperoleh produk berkualitas memuaskan.

  1. Mengenali Para Pelanggan

Syarat teknik ini termasuk mengenali para pelanggan di dalam kontak bisnis. Seringkali customer service dapat menyapa terlebih dulu melalui pesan chatting misalnya. Tentunya tidak langsung menawarkan barang, namun dimulai ajakan mengobrol seperti antar teman.

Penting untuk mendengarkan apa yang dibagikan serta memberi perhatian. Bahkan tak ada salahnya memberikan pujian contoh kepada seorang ibu rumah tangga yang sibuk di rumah, dan kemungkinan butuhkan produk yang hendak ditawarkan itu, sebagai solusi atas kesulitannya.

  1. Menciptakan Kebutuhan

Nah semakin berhasil pendekatan yang dilakukan, tentu tujuan closing kian tercapai, yaitu menciptakan kebutuhan untuk bertransaksi. Pada bagian ini muncul peluang yang harus dimanfaatkan.

Berikan sejumlah alasan akurat mengapa produk atau jasa tersebut benar-benar bermanfaat. Namun jangan lupa mengedukasi tanpa terlihat memaksakan informasi. Inilah mengapa pengetahuan luas diperlukan saat seseorang memasarkan produk dengan aplikasi teknik closing.

  1. Keuntungan Berlipat

Melalui teknik closing ini calon customer ditawarkan manfaat berlipat jika membeli produk yang terbatas. Berikan pemahaman bilamana mereka beruntung menjadi pembeli tercepat. Semisal produk makanan sehat yang dijamin segar dan alami, tanpa bahan pengawet, bahkan bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Tambahan diskon termasuk point’ yang menarik.

Itulah tadi teknik closing yang dapat diterapkan untuk selling produk langsung dari penjual maupun melalui peran customer service yang bertugas. Jangan lupa selalu percaya diri agar konsumen pun yakin pada kualitas bisnis Anda.

5 Manfaat Customer Service yang Wajib Diketahui Calon Pebisnis

5 Manfaat Customer Service yang Wajib Diketahui Calon Pebisnis

Dalam kompetisi bisnis pelajari dulu manfaat customer service yang sangat supportif. Pasalnya untuk menarik pelanggan memang dibutuhkan strategi pelayanan semaksimal mungkin. Di situ proses interaksi mestinya berjalan lancar demi ketenangan hati klien. Perasaan puas diketahui tercapai setelah informasi soal produk barang atau jasa diterima tanpa komplain negatif setelahnya.

Dengan kata lain, customer service harus mengerti harapan klien lantas mengurus keperluan mereka. Jika tidak begitu bisa jadi perusahaan hilang pelanggan. Termasuk peluang keuntungan yang ditargetkan.

Nah ada beberapa nilai manfaat customer service untuk diaplikasikan sesuai standar manajemen internal. Semisal kegiatan humas eksternal yang mengatur hubungan berjejaring dengan publik pelanggan maupun mitra usaha. Bisa juga pelayanan online atau daring seperti menggunakan media sosial dan aplikasi chatting di ponsel.

Dengan begitu komunikasi timbal-balik internal dengan eksternal atau sebaliknya dapat diperkuat. Namun tentu customer service harus punya kecepatan bertindak responsif. Mulai dari cara berbicara hingga mengelola seluruh data serta dokumen yang sudah masuk.

Ini Dia 5 Manfaat Customer Service

Dalam praktiknya, di wilayah bisnis ataupun jasa bagi publik luas, manfaat CS meliputi proses sebagai berikut.

  1. Menjadi Resepsionis

Manfaat Customer Service dalam posisi resepsionis ini sangat penting bagi para tamu yang hendak beraktivitas. Misal ketika ingin bertanya, mengorder barang, dan sebagainya, biasanya kontak CS menjadi pintu memasuki layanan manajemen umum. Di sinilah pemanfaatan tugas pertama CS yaitu menerima kedatangan klien dan tamu perusahaan.

  1. Sebagai Deskman

Artinya di sini sebagai orang yang menyiapkan berbagai aplikasi dokumen yang diajukan sejumlah klien. Contoh pekerjaan CS bank pada posisinya di belakang meja, dan berhadapan langsung dengan nasabah.

  1. Berperan Sales Marketing

Manfaat CS juga penting untuk memasarkan seluruh produk yang diandalkan. Semisalkan seorang CS online akan merangkap tugas ini ketika dia menjadi admin e-commerce atau semacamnya. Tugasnya sebagai penjaga toko online mesti dibarengi kemampuan marketing digital yang cukup mumpuni. Apalagi dalam hal mendeskripsikan kelebihan produk, detail harga, hingga proses transaksi, yang membuat para calon pembeli merasa dimudahkan untuk mengambil keputusan.

  1. Manfaat Customer Service Officer

Salah satu manfaat yang sangat krusial yaitu menangani keluhan pembeli barang atau jasa perusahaan. Termasuk mengevaluasi kepuasan agar hubungan baik dapat dibentuk dengan seluruh klien. Terutama bagi yang kurang merasa puas atau memberikan kritiknya. Tentu CS officer berpikir cerdas dalam meng-handle problem dan membentuk lagi kepercayaan para pelanggan.

  1. Komunikator yang Andal

Dari semua manfaat tadi bisa disimpulkan jika kehadiran customer service sangat bermanfaat sebagai komunikator perusahaan. Relasi adalah kunci pekerjaan CS baik offline maupun online. Dengan begitu semua pihak merasa dipuaskan jika segala urusan terkait informasi selesai dengan tuntas.

Demikian 5 manfaat customer service yang terpenting untuk mendukung bisnis Anda di tengah persaingan ketat. Dapatkan seorang CS yang benar-benar berkompetensi agar manfaat pekerjaan ini terealisasi dan pasti menguntungkan.