Manfaat Belajar Ilmu Sales Marketing Funnel, Siap-siap Banjir Orderan!

Manfaat Belajar Ilmu Sales Marketing Funnel, Siap-siap Banjir Orderan!

Mengapa belajar ilmu sales marketing itu penting? Salah satu jawabannya adalah Anda jadi benar-benar memahami bagaimana calon customer tahu bisnis atau produk yang Anda tawarkan lalu kemudian memutuskan membeli.

Dengan belajar ilmu sales marketing funnel kemungkinan besar bisa lebih efektif dalam menjalankan strategi penjualan. Anda jadi tahu channel mana yang penting digunakan dan mana yang harus ditinggalkan.

Tidak hanya itu, dengan belajar ilmu sales marketing funnel Anda bisa memahami bagaimana calon customer mengetahui produk atau brand Anda dan akhirnya memutuskan untuk membeli.

Nah, artinya jika Anda mengetahui prosesnya maka Anda bisa menentukan dan mengenali langkah mana yang sudah optimal dan yang belum maksimal. Lalu, bisa memperbaiki strategi penjualan yang dianggap kurang optimal dan menghindar membuang biaya promosi yang percuma.

Memahami Apa Itu Sales Marketing Funnel

Anda pasti ingin banyak orang yang mengunjungi toko online atau website Anda. Pengunjung yang tidak sekedar lihat beranda (halaman depan) atau sekedar mampir.

Tentu Anda ingin mereka melakukan sesuatu, entah mendaftarkan diri menjadi member, menjadi followers atau subscriber atau membeli produk.

Ketika keinginan Anda tercapai, maka itulah yang disebut dengan konversi. “funnel” dipahami sebagai tahapan proses yang dilewati oleh target pasar hingga akhirnya melakukan konversi, sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

Alasan Sales Marketing Funnel Penting

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh David Kirkpatricks, sekitar 79% lead dinyatakan gagal pada saat proses menuju transaksi. Artinya sebanyak 79% usaha yang Anda keluarkan untuk mendapatkan lead menjadi sia-sia.

Dari gambaran tersebut kita dapat mengetahui pentingnya belajar ilmu sales marketing funnel, karena dengan menggunakan sales marketing funnel setiap tahapan-tahapan funnelnya dapat dioptimalisasikan.

Contoh Sales Marketing Funnel

Sebenarnya, funnel ada banyak dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Misalnya funnel toko offline, pertama-tama mereka masuk ke dalam toko, lalu melihat-lihat, mengambil produk yang diinginkan dan dimasukkan ke dalam keranjang. Setelah selesai konsumen menuju kasir dan menyelesaikan pembayaran lalu keluar toko.

Tidak jauh berbeda dengan funnel e-commerce, yaitu calon konsumen masuk ke dalam situs, lalu melihat-lihat produk pada laman, menambahkan produk yang diinginkan ke dalam keranjang belanja. Setelah selesai, mereka melanjutkan dengan klik “selesai” atau “checkout”. Selanjutkan melakukan pembayaran dengan klik “beli” dan melakukan pembayaran dengan metode yang sudah disediakan.

Kesimpulan

Setelah membahas beberapa hal tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa belajar ilmu sales marketing funnel sangat membantu dalam menganalisis setiap tahapan menuju konversi untuk mencapai keinginan/tujuan yang Anda inginkan. Selain itu, Anda jadi tahu di bagian yang mana pengunjung berhenti atau tidak melanjutkan ke tahap konversi. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *