4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

Pernah menerapkan teknik closing dalam penjualan?Istilah ini mungkin terdengar asing bagi Anda. Tetapi bisa jadi tekniknya sering bermanfaat secara tidak langsung. Terutama saat keuntungan jual-beli dalam jumlah tertentu ditargetkan.

Semakin menguasai teknik closing, makin bermanfaat pada sasaran omzet yang ditargetkan. Mengapa demikian? Nah jika dari pihak pembeli sudah terbentuk keyakinan, berarti strategi komunikasi berhasil membuka peluang transaksi. Pendekatan konsumen semacam ini juga dilakukan oleh Customer Service yang handal jurus-jurus pemasaran.

Jika closing berhasil dilakukan maka konsumen pasti tertarik bertransaksi. Tetapi bilamana batal perlu evaluasi apakah informasi produk dianggap kurang memikat. Jikalau usaha meyakinkan calon pembeli masih gagal, tentu penguasaan teknik closing perlu diasah kembali. Jangan sampai pelanggan hilang ketika momen komunikasi tidak dimanfaatkan maksimal untuk menarik perhatian sebesar mungkin.

Teknik Closing Meyakinkan Calon Pembeli

Nah berikut ini beberapa teknik yang bisa diaplikasikan ya.

  1. Mengubah Mindset Konsumen

Kepercayaan diri terhadap produk yang dimiliki sangat penting dalam proses komunikasi bisnis. Konsumen bisa saja berusaha mengusik rasa percaya diri penjual terhadap harga yang dipasang.

Begitupun dengan customer service online sebagai petugas admin. Di sini CS harus mampu mengalihkan pemikiran calon pembeli yang semula ragu-ragu. Misalkan lewat sejumlah perbandingan harga dan bahan. Seperti alasan mengapa dengan harga cukup tinggi Anda bisa memperoleh produk berkualitas memuaskan.

  1. Mengenali Para Pelanggan

Syarat teknik ini termasuk mengenali para pelanggan di dalam kontak bisnis. Seringkali customer service dapat menyapa terlebih dulu melalui pesan chatting misalnya. Tentunya tidak langsung menawarkan barang, namun dimulai ajakan mengobrol seperti antar teman.

Penting untuk mendengarkan apa yang dibagikan serta memberi perhatian. Bahkan tak ada salahnya memberikan pujian contoh kepada seorang ibu rumah tangga yang sibuk di rumah, dan kemungkinan butuhkan produk yang hendak ditawarkan itu, sebagai solusi atas kesulitannya.

  1. Menciptakan Kebutuhan

Nah semakin berhasil pendekatan yang dilakukan, tentu tujuan closing kian tercapai, yaitu menciptakan kebutuhan untuk bertransaksi. Pada bagian ini muncul peluang yang harus dimanfaatkan.

Berikan sejumlah alasan akurat mengapa produk atau jasa tersebut benar-benar bermanfaat. Namun jangan lupa mengedukasi tanpa terlihat memaksakan informasi. Inilah mengapa pengetahuan luas diperlukan saat seseorang memasarkan produk dengan aplikasi teknik closing.

  1. Keuntungan Berlipat

Melalui teknik closing ini calon customer ditawarkan manfaat berlipat jika membeli produk yang terbatas. Berikan pemahaman bilamana mereka beruntung menjadi pembeli tercepat. Semisal produk makanan sehat yang dijamin segar dan alami, tanpa bahan pengawet, bahkan bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Tambahan diskon termasuk point’ yang menarik.

Itulah tadi teknik closing yang dapat diterapkan untuk selling produk langsung dari penjual maupun melalui peran customer service yang bertugas. Jangan lupa selalu percaya diri agar konsumen pun yakin pada kualitas bisnis Anda.