Teknik Closing dan Contohnya, Mudah Diterapkan Ternyata

Teknik Closing dan Contohnya, Mudah Diterapkan Ternyata

Teknik closing dan contohnya umumnya dilakukan saat salesperson menilai calon konsumen telah memenuhi kriteria. Tepatnya untuk dijadikan konsumen. Namun, calon customer tersebut belum mencapai kesepakatan membeli produk.

Dengan ini, arti kegiatan closing merupakan perlakuan yang diberikan oleh salesperson. Gunanya untuk menjadikan calon customer menjadi custom. Jenis teknik closing dan contohnya adalah sebagai berikut.

  • Metode Asumsi

Teknik closing dan contohnya dengan asumsi merupakan metode yang paling sering dilakukan. Metode ini kerap dilakukan serta cukup efektif. Karena tak memberikan waktu banyak untuk calon customer berpikir. Akhirnya menghindari kemungkinan mereka berubah pikiran. Contoh dari assumptive closing sebagai berikut:

Calon customer telah memasuki toko. Kemudian Anda menilai jika dia merupakan calon customer yang mampu serta cocok bagi produk Anda. Setelah menjalin berkomunikasi membahas produk, Anda dapat mulai closing. Anda dapat menyampaikan: Kami memberikan fasilitas pengiriman gratis. Jika pembelian yang dilakukan dalam jumlah lebih dari 10. Kira-kira nanti Anda ingin memesan dalam jumlah berapa?

  • Metode Alternatif

Alternative closing adalah metode yang hampir mirip assumptive closing. Di mana metode ini menunjukkan salesperson mengasumsikan calon customer akan membeli produk.

Contoh yang paling kerap dihadapi adalah di pusat penjualan HP. Apabila calon customer tampak menimbang keputusan tipe HP. Anda sebagai salesperson dapat coba mengatakan: “Kami memiliki 2 tipe HP. Tipe X dan tipe Y. Perbedaannya hanya di RAM serta memori internal. Jadi, kakak butuh kapasitas RAM yang besar atau yang biasa?”

  • Batasan Waktu

Metode batasan waktu pun cukup kerap diterapkan. Namun, jarang dilakukan untuk person-to-person. Pada metode ini, closing dilakukan dengan tujuan untuk membatasi waktu. Sekaligus membuat calon customer terburu-buru membeli produk Anda.

Contoh penerapan metode batasan waktu yang paling kerap ditemui adalah: “Special offer only for today”. “Promo cashback hanya sampai hari ini”.

  • Penekanan Stok Barang

Metode ini tak berbeda dengan metode batasan waktu. Jika cara batasan waktu diterapkan dengan menggunakan waktu untuk menekan calon customer. Maka metode satu ini menggunakan jumlah stok produk sebagai penekan calon customer.

Sebagai contoh: “Dapatkan penawaran spesial. Hanya berlaku bagi 100 orang pembeli pertama”. “Produk terbatas, tersedia 50 unit tersisa”.

  • Pemberian Reward

Pemberian reward atau hadiah pada customer setelah menyelesaikan pembelian. Ini merupakan metode yang amat sering digunakan. Terbukti cukup luas cakupan bisnis yang dapat melakukannya.

Sebagai contoh, hadiah payung yang terdapat sablon logo perusahaan. Ini akan membuat banyak orang bisa melihat perusahaan Anda. Anda tak perlu repot harus membuat iklan. Jenis souvenir ini telah banyak dibuat perusahaan dalam skala besar. Misalnya, mobil, hotel, maupun produk rumahan.

Beberapa jenis closing dan contohnya tersebut membuktikan bahwa closing bisa dilakukan dengan berbagai cara. Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi spesifik. Jangan lupa share informasi ini jika Anda rasa bermanfaat, ya.

4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

4 Strategi Teknik Closing Bagi Customer Service Online

Pernah menerapkan teknik closing dalam penjualan?Istilah ini mungkin terdengar asing bagi Anda. Tetapi bisa jadi tekniknya sering bermanfaat secara tidak langsung. Terutama saat keuntungan jual-beli dalam jumlah tertentu ditargetkan.

Semakin menguasai teknik closing, makin bermanfaat pada sasaran omzet yang ditargetkan. Mengapa demikian? Nah jika dari pihak pembeli sudah terbentuk keyakinan, berarti strategi komunikasi berhasil membuka peluang transaksi. Pendekatan konsumen semacam ini juga dilakukan oleh Customer Service yang handal jurus-jurus pemasaran.

Jika closing berhasil dilakukan maka konsumen pasti tertarik bertransaksi. Tetapi bilamana batal perlu evaluasi apakah informasi produk dianggap kurang memikat. Jikalau usaha meyakinkan calon pembeli masih gagal, tentu penguasaan teknik closing perlu diasah kembali. Jangan sampai pelanggan hilang ketika momen komunikasi tidak dimanfaatkan maksimal untuk menarik perhatian sebesar mungkin.

Teknik Closing Meyakinkan Calon Pembeli

Nah berikut ini beberapa teknik yang bisa diaplikasikan ya.

  1. Mengubah Mindset Konsumen

Kepercayaan diri terhadap produk yang dimiliki sangat penting dalam proses komunikasi bisnis. Konsumen bisa saja berusaha mengusik rasa percaya diri penjual terhadap harga yang dipasang.

Begitupun dengan customer service online sebagai petugas admin. Di sini CS harus mampu mengalihkan pemikiran calon pembeli yang semula ragu-ragu. Misalkan lewat sejumlah perbandingan harga dan bahan. Seperti alasan mengapa dengan harga cukup tinggi Anda bisa memperoleh produk berkualitas memuaskan.

  1. Mengenali Para Pelanggan

Syarat teknik ini termasuk mengenali para pelanggan di dalam kontak bisnis. Seringkali customer service dapat menyapa terlebih dulu melalui pesan chatting misalnya. Tentunya tidak langsung menawarkan barang, namun dimulai ajakan mengobrol seperti antar teman.

Penting untuk mendengarkan apa yang dibagikan serta memberi perhatian. Bahkan tak ada salahnya memberikan pujian contoh kepada seorang ibu rumah tangga yang sibuk di rumah, dan kemungkinan butuhkan produk yang hendak ditawarkan itu, sebagai solusi atas kesulitannya.

  1. Menciptakan Kebutuhan

Nah semakin berhasil pendekatan yang dilakukan, tentu tujuan closing kian tercapai, yaitu menciptakan kebutuhan untuk bertransaksi. Pada bagian ini muncul peluang yang harus dimanfaatkan.

Berikan sejumlah alasan akurat mengapa produk atau jasa tersebut benar-benar bermanfaat. Namun jangan lupa mengedukasi tanpa terlihat memaksakan informasi. Inilah mengapa pengetahuan luas diperlukan saat seseorang memasarkan produk dengan aplikasi teknik closing.

  1. Keuntungan Berlipat

Melalui teknik closing ini calon customer ditawarkan manfaat berlipat jika membeli produk yang terbatas. Berikan pemahaman bilamana mereka beruntung menjadi pembeli tercepat. Semisal produk makanan sehat yang dijamin segar dan alami, tanpa bahan pengawet, bahkan bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Tambahan diskon termasuk point’ yang menarik.

Itulah tadi teknik closing yang dapat diterapkan untuk selling produk langsung dari penjual maupun melalui peran customer service yang bertugas. Jangan lupa selalu percaya diri agar konsumen pun yakin pada kualitas bisnis Anda.