Teknik Closing yang Baik, Sebagai Sales Anda Wajib Tahu

Teknik Closing yang Baik, Sebagai Sales Anda Wajib Tahu

Seorang sales dituntut untuk memiliki kemampuan teknik closing yang baik, khususnya dalam berkomunikasi dan negosiasi. Tujuannya supaya mereka bisa dengan mudah mempengaruhi pelanggan sehingga membeli produk yang ditawarkan. Lalu, bagaimana teknik closing sales yang baik?

Menempatkan Fokus pada Klien, Bukan pada Kesepakatan yang dapat Dibuat

Ternyata, masih banyak sales yang terlalu mengutamakan produk atau jasa yang mereka jual. Hard selling ini umumnya justru membuat para calon pelanggan jadi lari ketakutan. Walau hal ini memang ‘benar’ untuk dilakukan. Karena memang hal tersebut adalah fokus dari pekerjaan Anda. Namun bukan berarti dapat membawa dampak baik untuk penerapan teknik closing.

Coba Anda pikirkan dari sudut pandang customer, mereka tentu ingin memperoleh perhatian dari sales terlebih dahulu. Memperoleh kepedulian sales terkait cerita yang sudah mereka lewati.

Dengan teknik seperti ini malah sudah terbukti mampu meningkatkan jumlah pembeli. Cobalah bersikap ramah, tapi jangan terlalu memaksa. Berikan customer Anda waktu berpikir serta coba lihatlah dari sudut pandang mereka.

Teknik Closing yang Baik Menjual Produk atau Jasa Secara Relevan

Para engineer atau pekerja teknik barangkali salah mengartikan deskripsi pekerjaan Anda sendiri. Mereka mungkin memandang Anda diharuskan menceritakan produk yang anda jual merupakan produk yang paling hebat.

Sayangnya, para calon customer yang ideal umumnya justru tak mengetahui hubungan antara daftar segudang keunggulan mengesankan tersebut. Apalagi terkait dengan kebutuhan yang customer miliki. Miskomunikasi yang timbul dapat membuat pelanggan tak terlalu tertarik dengan produk maupun jasa yang Anda tawarkan.

Teknik Closing yang Baik Menganalisa Customer Sebelum Memulai Percakapan

Amat sulit untuk mengutamakan kepentingan customer. Kemudian mengemukakan relevansi produk yang Anda jual. Apalagi apabila anda tak tahu bagaimana karakter customer itu sendiri. Tiap orang mempunyai karakternya sendiri. Karakter ini tak semua orang mempunyai kebutuhan yang serupa.

Tentunya akan amat salah jika Anda mematok semua orang memiliki tingkat komunikasi yang sama. Ditambah tanpa memeriksa bagaimana latar belakang customer terlebih dahulu. Anda dapat membuat tanya jawab, maupun website tersendiri yang memuat informasi seputar produk atau jasa yang tengah Anda tawarkan.

Menemukan ‘Banyak’ Taktik untuk Memenuhi Kebutuhan Customer

Salah satu level kesuksesan, atau pencapaian tertinggi perusahaan ialah saat mereka mempunyai banyak customer setia. Di mana customer tersebut akan senantiasa menjadi penasihat yang terpercaya. Khususnya seputar produk-produk yang ditawarkan. Selain itu, mereka pun merupakan sumber daya berharga yang menjadikan perusahaan bisa terus berjalan.

Anda dapat menggunakan koneksi maupun pengetahuan secara spesifik terkait seorang customer. Hal ini mampu membawa dampak yang amat menguntungkan di masa depan. Walau tak terlalu tampak di masa sekarang.

Menyesuaikan Tingkat Persaingan dan Kekuatan yang Sales Punyai

Walau terdengar cukup ‘licik’ tapi hal ini barangkali bisa jadi salah satu strategi bisnis menguntungkan. Jangan takut bahkan merasa rugi bertanya jika pelanggan memakai produk atau brand lain.

Hal ini dapat menjadi salah satu acuan mengukur tingkat persaingan. Anda pun dapat menunjukkan keunggulan produk dibandingkan produk lain. Pakailah pengetahuan dari competitor Anda untuk mengamati bagaimana kinerja perusahaan tersebut.

Anda pun bisa menggunakan informasi tersebut guna meningkatkan efisiensi produk. Anda sekaligus belajar bagaimana produk lawan mempunyai loyalitas customer yang tinggi.