Teknik Closing yang Tepat untuk Meningkatkan Penjualan

Teknik Closing yang Tepat untuk Meningkatkan Penjualan

Berbisnis memanglah gampang-gampang susah. Teknik dan strategi khusus sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis. Apalagi ketika ini adalah bisnis yang memerlukan transaksi penjualan. Teknik closing yang tepat sangat penting untuk diperhatikan. Karena teknik yang satu ini dapat menjadi strategi yang tepat dalam proses bisnis, terutama bisnis penjualan.

Lalu bagaimananya cara melakukan closing yang tepat? Agar bisnis Anda bisa lebih banyak menghasilkan pundi – pundi uang dari transaksi penjualan. Sebenarnya teknik closing merupakan salah satu strategi yang cukup mudah. Hanya saja memerlukan beberapa trik dan kesabaran. Karena setiap calon pembeli memiliki karakter yang berbeda.

Begitu pula dengan penanganannya yang jelas berbeda satu sama lainnya. Supaya lebih jelas, simaklah ulasan berikut mengenai teknik closing yang tepat. Yang cocok Anda terapkan dalam proses berbisnis. Dan semoga bisa membantu mengasah skill closing Anda demi mendapatkan pundi – pundi keuntungan.

Apa Saja Metode – metode Closing Itu?

  1. Take Away

Dalam bisnis distibusi barang sudah sangat familiar dengan metode closing yang satu ini. Seringkali metode ini digunakan untuk menawarkan produk eksklusif pada calon pembeli. Hanya beberapa orang saja yang akan ditawari produk ini. Karena jumlah stoknya yang terbatas. Dan diskon pun diberikan untuk memikat pelanggan. Agar ia mau menunggu hingga barang datang.

  1. Assumptive

Untuk metode yang perlu dilakukan dalam teknik closing yang tepat selanjutnya ialah assumptive. Keefektifan yang tinggi dimiliki oleh metode yang satu ini. Karena seringkali calon pembeli merasa sangat tertarik akan produk. Hanya saja tidak dapat mengambil keputusan yang tepat. Dengan begini Anda bisa mengajukan diri untuk mengurus syarat – syarat transaksi.

Kunci dari metode ini ialah kebutuhan dan keinginan dari calon pembeli. Agar bisa dilakukan dengan efektif maka Anda harus benar – benar memahaminya. Ketika sang calon pembeli dengan suka rela memberikan yang Anda butuhkan sebagai syarat transaksi, jelas ia setuju. Dan tidak akan ada hambatan lagi untuk proses transaksi pembayaran.

  1. Summary

Dalam berbisnis, seringkali penjual akan menegaskan kembali penawaran akan produk. Yang mana sangat diharapkan untuk dibeli. Pertimbangan yang tepat pun akan diberikan. Mulai dari menjelaskan manfaat serta keuntungan memiliki produk tersebut. Agar bisa menghasilkan closing dan transaksi pembayaran di akhir.

Metode yang satu ini memang sedikit mirip dengan yang kedua. Karena nantinya Anda akan menawarkan bantuan untuk mengurus segala halnya. Demi kelancaran setelah dilakukannya teknik closing yang tepat untuk menghasilkan pundi – pundi uang.

  1. Now or Never

Dalam bisnis, seringkali dilakukan beberapa opsi mendesak. Misalnya now or never closing yang merupakan urgent close. Anda akan memberikan penekanan pada calon pembeli untuk memutuskan tindakannya. Seringkali diselipi dengan diskon – diskon atau hadiah yang akan didapatkan jika memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan.

Inilah beberapa metode untuk closing yang tepat yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda. Memang beragam dan perlu dipilah – pilah dengan baik mana yang paling sesuai. Agar tak sampai terjadi kesalahan yang berdampak fatal.

Lakukan 4 Teknik Closing Customer Service Ini Buat Tingkatkan Penjualan

Lakukan 4 Teknik Closing Customer Service Ini Buat Tingkatkan Penjualan

Berbisnis memang memerlukan tim yang handal. Selain itu setiap orang dalam tim haruslah memiliki kesabaran yang tinggi. Seringkali terjadi beberapa permasalahan dalam proses berbisnis. Pelanggan sering mengelukan banyak hal setelah atau sebelum transaksi. Teknik closing customer service sangat diperlukan untuk menanganinya.

Customer service ialah tim yang berisikan beberapa orang. Yang mana bertanggung jawab akan keluhan-keluhan yang diajukan oleh pelanggan. Dalam hal ini juga diperlukan yang namanya closing. Agar bisa menghasilkan kesepakatan yang sama-sama menguntungkan. Minimal tidak merugikan pihak pebisnis.

Seperti apakah teknik closing customer service yang tepat untuk dilakukan itu? Agar Anda lebih memahami dan yakin untuk menggunakannya, simak ulasan berikut. Semoga bisa menjadi salah satu referensi dalam menjalankan bisnis Anda.

  1. Sapa dengan Ramah Tamah

Pelanggan yang menyampaikan keluhan bisa jadi melakukannya dengan kekesalan. Tetapi Anda sebagai customer service tidak boleh melakukan hal yang sama. Keramah tamahan dari pihak pebisnis harus disampaikan dengan jelas pada pelanggan. Tak peduli seperti apapun sikapnya. Dengan begitu sang pelanggan akan merasa bahwa ia lebih dihargai.

  1. Tanyakan Apa Masalah Pelanggan

Dalam teknik closing customer service Anda harus menanyakan terlebih dahulu. Apa yang menjadi masalah dan keluhan dari pelanggan. Dalam proses penyampaiannya, Anda harus bisa menjadi pendengar yang baik. Yang mana mendengarkan dengan seksama dan memahami apa yang menjadi masalah dari sang pelanggan.

  1. Memberikan Saran

Sebagai seorang customer service yang baik, Anda haruslah menyampaikan sepatah atau dua patah kata. Yang berisikan saran sebagai solusi atau pemecah masalah pelanggan. Tetapi Anda harus menimbang-nimbang dengan baik. Kira-kira saran tersebut apa sudah tepat? Dan apa tidak akan merugikan kedua pihak? Kalau bisa, Anda harus memberi saran yang menguntungkan.

Anda juga tidak boleh memaksa pelanggan dalam teknik closing customer service. Keikhlasan dari pelanggan harus Anda dapatkan ketika memintanya melakukan saran Anda. Dengan begitu, pelanggan akan merasa dihormati dan dipedulikan masalahnya.

  1. Menunjukkan Empati

Setiap orang pasti akan luluh jika diberi empati oleh orang lain. Oleh karena itu Anda sebagai customer service harus pandai-pandai menunjukkan rasa empati. Memberikan empati ini pun juga harus dengan tulus agar sang pelanggan tak merasa diremehkan. Dan ia akan mulai memberikan rasa kepercayaan atau iba pada Anda yang menghargainya.

  1. Bangun Kepercayaan Pelanggan

Dalam hal melayani, Anda harus sigap mengambil rasa percaya dari pelanggan. Dengan begitu semua masalah akan mudah teratasi. Dan sang pelanggan akan merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Ketika hal itu terjadi, maka pelanggan akan ingin selalu datang ke perusahaan Anda. Ia tak akan segan untuk melakukan transaksi berkali-kali.

Nah, itulah beberapa teknik closing yang dapat dilakukan customer service. Guna mendapatkan kepuasan dan hasil yang memuaskan jika terjadi keluhan dari pelanggan. Jadi perusahaan Anda akan tetap berjalan dengan lancar dalam berbisnis.

Dongkrak Penjualan dengan Teknik Closing Skill Academy

Dongkrak Penjualan dengan Teknik Closing Skill Academy

Bagi Anda para calon pebisnis yang ingin tahu bagaimana caranya berjualan online yang efektif diperlukan pengetahuan dan tindakan yang tepat agar meraih hasil yang maksimal. Namun pengetahuan Anda tidak berarti  jika pelanggan merasa Anda tidak peduli terhadap mereka. Salah satu cara menunjukkan kepedulian terhadap pelanggan adalah dengan menggunakan teknik closing skill academy.

Pengertian dan Perubahan Teknik Closing

Closing adalah keberhasilan penjualan produk atau jasa kepada customer. Teknik closing mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Sebagian besar teknik closing zaman dulu sudah tidak relevan digunakan di era teknologi seperti sekarang ini, seperti: langsung bertatap muka dengan customer.

Sedangkan sekarang, dilakukan melalui aplikasi, media sosia, website, email marketing maupun marketplace. Dengan adanya perubahan zaman, maka para pebisnis, customer service, sales maupun marketing harus mengupgrade pengetahuan dan wawasan tentang teknik closing yang sesuai dengan kondisi saat ini.

Gunakan strategi dan teknik closing yang tepat  agar tujuan akhir tercapai yaitu ditandai dengan tindakan customer membeli produk atau jasa  dan dapat mengungguli para pesaing.

5 Teknik Closing yang Efektif

Berikut ini penjelasan 5  teknik closing skill academy yang paling  efektif diterapkan.

  1. Metode No Pain No Sales

Metode ini menggunakan cara menemukan kesakitan atau ketidaknyamanan calon konsumen jika tidak menggunakan produk Anda. Sebelum menjalankan teknik ini, terlebih dahulu cari tahu apa yang menjadi pain. Caranya bisa dengan mengajukan pertanyaan kepada mereka apa saja kerugian yang akan mereka alami apabila tidak menggunakan produk Anda.

Lalu bandingkan dengan konsumen/pelanggan yang mendapatkan kenyamanan dan kemudahan setelah menggunakan produk yang Anda tawarkan.

  1. Solusi Melalui Produk

Teknik closing skill akademi yang kedua adalah memberikan solusi lewat produk Anda. Misalnya, Anda menjual sendal kesehatan, maka beritahukan kepada merkea dengan menggunakan sandal tersebut peredaran darah menjadi lancar.

  1. Teknik Now or Never

Anda juga bisa menggunakan teknik closing Now or Never yaitu memberikan informasi kepada calon konsumen. Misalnya: akan mendapatkan keuntungan jika beli sekarang berupa diskon.

  1. Berikan Pujian

Dengan pujian dapat membuat hati customer senang, namun harus terkesan natural dan tidak berlebihan. Beritahukan juga jika menggunakan produk Anda maka customer sangat istimewa. Contohnya: pelayanan yang diberikan hanya untuk customer tertentu dan melalui proses seleksi oleh perusahaan.

  1. Peduli Atau Berempati kepada Customer

Dengan kepedulian dan empati akan terjalin kedekatan secara emosional. Posisikan diri Anda seolah-olah customer dan menceritakan pengalaman yang sama.

Demikian penjelasan singkat 5 teknik closing skill academy yang paling efektif. Selain teknik closing sebaiknya Anda juga mempelajari dan memperhatikan teknik penjualan lainnya.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat. Jika Anda memiliki pengalaman seputar teknik closing, silakan berbagi di kolom komentar yang sudah kami sediakan.

Materi Teknik Closing Online atau Penjualan Via Chat yang Tepat

Materi Teknik Closing Online atau Penjualan Via Chat yang Tepat

Penjualan produk melalui online atau via chat memiliki perbedaan dengan penjualan secara langsung. Oleh sebab itu, penting mengetahui materi teknik closing yang tepat dan efektif agar calon pembeli tidak merasa dipaksa dan tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Apalagi kecenderungan konsumen di Indonesia walaupun sudah dijelaskan secara detail spesifikasi, harga produk calon pembeli akan bertanya-tanya terlebih dahulu.

Sebelum menerapkan teknik closing dalam penjualan online, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dipahami terlebih dahulu karena hal ini berhubungan dengan teknik closing yang nantinya akan Anda terapkan.

  • Memahami kelebihan produk yang Anda tawarkan.
  • Mengetahui alasan mengapa konsumen harus membelinya.
  • Membangun kepercayaan konsumen.

Setelah mempersiapkan ketiga poin di atas, Anda bisa mempelajari beberapa teknik closing efektif yang beberapa diantaranya akan kita bahas. Yuk langsung saja simak pembahasannya berikut ini.

Berikan Beberapa Pertanyaan

Teknik yang pertama adalah dengan memberikan pertanyaan. Jangan memberikan jenis pertanyaan terputus, contohnya “bagaimana kak, apakah jadi beli?” Pertanyaan ini akan dijawab dengan “tidak”

Teknik closing pertanyaan yang tepat adalah dengan memberikan pilihan, contohnya:

“Jadinya mau yang warna biru atau hijau?”, atau “kak, pembayarannya apakah mau melalui transfer atau OVO?”

Teknik tersebut bisa membuat calon pembeli tetap terhubung dan niscaya tidak akan bilang “tidak” dan memilih pilihan yang Anda ajukan.

Berasumsi Calon Konsumen Akan Beli

Materi teknik closing yang kedua ini adalah mengenai keyakinan yang tanpa disadari akan membuat tindakan yang meyakinkan. Contohnya, jika pembeli bertanya tentang produk yang tersedia, maka Anda bisa menjawabnya “ready warna hitam, biru dan merah, mau beli warna apa kak?”.

Pertanyaan tersebut memberikan dorongan kepada calon konsumen untuk mempertimbakan bahwa produk yang Anda tawarkan kebutuhan yang harus dibeli.

Teknik Closing 3 in 1

Teknik berikutnya adalah dengan memberikan informasi 3 keuntungan dari 1 produk. Selain itu, bisa memberikan perbandingan dengan produk pesaing. Dengan demikian, calon konsumen dapat mengetahui apa keuntungan, kelebihan produk secara jelas dan tidak ragu-ragu.

Pastikan Anda yang Terakhir Chat

Hal ini dianggap remeh, padahal menunjukkan kepedulian. Walaupun konsumen menulis “oke”, “terima kasih” jangan sampai Anda tidak membalasnya.

Untuk mengakhiri chat dan menjawabnya, bisa dengan kalimat “ terima kasih sudah berkunjung ke toko kami”

Teknik ini dapat membangun rasa percaya konsumen bahwa pelayanan bagus, fast response dan cekatan.

Now or Never

Teknik berikutnya adalah dengan memberikan informasi jika tidak membeli produk akan rugi, seperti menggunakan kata-kata “jika”, “maka”.

Contohnya: “jika tidak membelinya sekarang, maka akan mendapatkan potongan harga 30%”

Berempati

Rasa empati bisa membuat konsumen merasa bahwa Anda mengerti dan paham mereka. Contohnya: “saya dulu juga mengalami masalah jerawat, tapi setelah saya pakai produk perawatan ini, jerawat saya hilang”.

Bagaimana apakah Anda sudah siap untuk mempraktikkan materi teknik closing yang sudah kita bahas di atas? Tunggu apalagi, sekarang adalah saatnya dan buatlah calon konsumen menjadi pembeli.