4 Keandalan Customer Service adalah Pekerjaan Marketing

4 Keandalan Customer Service adalah Pekerjaan Marketing

Sangat menarik bicara tentang customer service adalah pekerjaan dua dimensi. Tidak hanya ditempatkan berbicara pada konsumen. Seringkali peran di wilayah digital marketing juga dibutuhkan.

Pastinya customer service adalah pekerjaan sibuk di layanan market online. Pertama, menginput pesan-pesan terkirim di media perusahaan. Kedua, mengirim solusi atas problem yang dibicarakan. Ketiga, mengerjakan request customer sesuai ketentuan atau rules perusahaan.

Costumer Service adalah Pekerjaan Fleksibel

Aktivitas kerja para CS bisa mendekati fungsi front office, marketing communication, maupun online public relation. Apalagi dunia bisnis internet kian dikejar persaingan. Kepentingan menyervis para peselancar toko online tentu didahulukan.

Semakin jelas customer service adalah pekerjaan multidimensi. Selain dari meja informasi kantor juga berperan secara media digital. Nah pada customer service online aktivitas kerja yang dilakukan mencakup:

  1. Promosi Brand atau Produk

Berpromosi lewat internet strategi terbaik menarik jutaan calon konsumen. Penjualan lebih cepat, jangkauan sangat luas, dan hemat biaya. Nah, customer service adalah pekerjaan admin di toko online yang dapat dihubungi para tamu sewaktu-waktu. Terkhusus ketika pelanggan meminta info detail tentang barang atau jasa yang sedang dipromosikan.

  1. Sosial Media Marketing

Customer service terikat erat dengan dunia bisnis media sosial. Selain mengelola pasaran produk melalui Facebook dan Instagram, kerap digunakan pula WhatsApp marketing. Oleh karena itu, customer service adalah pekerjaan di balik layar ponsel atau laptop. Namun tetap diperlukan kinerja serius ketika melayani ribuan chat di media sosial setiap harinya.

  1. Sharing Product Knowledge

Tentu saja para CSO harus menguasai seluruh knowledge dalam lingkup tugasnya. Selain data-data produk tidak ketinggalan soal identitas perusahaan. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas bisnis ketika pelanggan bertanya lebih jauh lagi.

Sebab itu customer service harus terlihat berpengetahuan. Bahkan tahu persis kondisi penjualan para kompetitor seumpama diajak konsumen berdiskusi. Perbandingan berbasis data-data info akurat dapat menonjolkan kelebihan produk sendiri. Tanpa perlu menjatuhkan nama saingan bisnis.

Di sinilah customer service online adalah pekerjaan dengan bekal bisnis knowledge agar dapat mengimbangi konsumen yang cerdas.

  1. Penjaga Citra Perusahaan

Performa layanan customer service online akan membentuk penilaian konsumen. Terutama soal nama baik perusahaan. Sebab itulah customer service adalah pekerjaan yang mengangkat citra perusahaan. Baik itu secara offline maupun online. Ketidakpuasan yang dikeluhkan seperti lewat testimony dapat berdampak buruk pada target marketing baru. Hal inilah yang perlu diatasi seorang CS maupun CSO.

Nah, semakin mudah dipahami, jika customer service online adalah pekerjaan yang memerlukan skill khusus. Tidak hanya sebatas menerima telepon, chatting, atau semacamnya, bukan?

4 Tugas Customer Service Adalah Menjaga Loyalitas Publik

4 Tugas Customer Service Adalah Menjaga Loyalitas Publik

Salah satu tugas customer service adalah standby panggilan offline maupun online. Selain kontak suara, bertemu di lokasi, termasuk menjawab chatting di halaman toko virtual. Bentuk servis yang tampak sederhana tetapi sangat krusial bagi perusahaan.

Berbicara soal dunia bisnis, tugas customer service adalah support marketing. Semisal deskripsi product knowledge bilamana sejumlah konsumen bertanya. Jika proses komunikasi membuat penanya tersebut puas, sangat mungkin transaksi berlanjut. Atau setidaknya pada kesempatan lain tetap menghubungi customer service tersebut.

Penjelasan soal jobdesk tadi kian mengerucut pada fungsi marketing secara digital. Selain bertugas mengelola komunikasi, serta menyimpan data barang orderan, masih banyak lagi kewajiban yang perlu dipahami. Seperti berikut ini kepentingan tugas customer service online adalah :

  1. Mengikat Loyalitas Pelanggan

Kepercayaan publik merupakan jalan mulus menuju bisnis yang sukses.

Ada saatnya problem kecil memicu keragu-raguan. Namun berbeda jika persoalan tadi berhasil terkonfirmasi secara memuaskan. Pelanggan loyal terikat kembali tanpa niat berpaling pada kompetitor.

Jadi catatan khusus dari tugas customer service adalah mengawal rasa percaya dari sejumlah pembeli setia. Begitupun pendatang  yang merasa perlu diyakinkan oleh jawaban pasti.

Nah, peluang menambah jumlah pelanggan berada di tangan seorang customer Service. Loyalitas akan terbentuk dari kepuasan belanja pada saat permintaan ditanggapi cepat, informatif, kredibel, dan solutif.

  1. Sharing Business Knowledge

Di manapun bekerja tugas customer service adalah garda depan informasi. Mulai dari selak-beluk penjualan bahkan dinamika usaha itu sendiri.

Ketika berbincang dengan konsumen beberapa data produk mesti diterangkan seperti kebutuhan. Mulai dari harga jual, kualitas, detail barang, proses transaksi, dan sebagainya. Bahkan keterangan lain menyangkut aktivitas bisnis yang berjalan setiap hari.

  1. Menjaga Citra Perusahaan

Setiap karyawan tentu wajib menjaga nama baik dan pencitraan positif. Antara lain perihal kejujuran juga sangat diperlukan. Apabila kriteria layanan tidak sesuai yang dicari konsumen misalnya maka customer service harus mengungkapkan kekurangan tersebut. Nama baik perusahaan dipertaruhkan apabila pembelian barang tidak sesuai product knowledge yang diinformasikan.

  1. Problem Solving

Berbagai keluhan pembeli diluruskan agar tidak berlarut-larut. Sebabnya perasaan kecewa berakibat fatal pada berbagai kondisi yang merugikan. Selain loyalitas hilang, nama baik tercemar.

Oleh karena itulah customer service bakal terlibat aktif sebagai problem solving. Atau sebatas menyampaikan solusi masalah usai diatasi oleh divisi lain. Tentu pembahasan secara tatap muka atau lewat online mesti dimengerti semua pihak. Sampai akhirnya tercapai kata sepakat.

Dari penjelasan tadi kesimpulan soal tugas customer service adalah menjadi komunikator antara pihak pembeli dengan management internal. Pekerjaan ini nampaknya saja mudah dilakukan. Tetapi pastikan diri Anda sanggup jalankan tanggung jawab yang telah dijelaskan tadi.