Teknik Closing di Facebook Terbaik yang dapat Anda Tiru

Teknik Closing di Facebook Terbaik yang dapat Anda Tiru

Teknik closing di Facebook tentu bermacam-macam. Namun sebelum itu, tahukah Anda apa itu closing? Closing sendiri memiliki arti penutupan. Kata ini sendiri berasal dari bahasa Inggris.

Contoh paling mudah dimengerti dari closing ini adalah ketika Anda mengakhiri obrolan dengan kata sepakat sebagai penutup. Tetapi, tidak semua orang mengetahui teknik closing yang baik dan benar. Maka dengan tujuan itulah artikel ini dibuat. Anda ingin melakukan closing yang baik? Simak ulasan berikut ini.

  • Teknik Closing Terampuh Adalah dengan Tujuan Membantu Orang, Bukan Hanya Berjualan

Teknik closing ini tidak hanya digunakan untuk berjualan online. Lantas, untuk apa kegunaan lainnya? Yaitu untuk membantu para pembeli dengan barang yang kita tawarkan. Contohnya dengan menjelaskan manfaatnya tanpa tergesa-gesa dan terkesan memaksa. Maka pembeli akan nyaman pada Anda. Bukan tidak mungkin pula pelanggan tersebut akan menjadi pelanggan tetap.

Pada hakikatnya, membantu orang lain memang lebih menguntungkan untuk mendatangkan lebih banyak berkah. Termasuk pada teknik closing di Facebook ini.

  • Fokus pada Pembeli dan Permasalahannya

Apabila Anda tulus membantu pelanggan, maka pelanggan akan memberikan kepercayaan pada Anda. Contohnya adalah dengan fokus pada permasalahannya. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara yang sopan namun tidak terkesan menuntut. Fokuslah pada permasalahan calon pembeli melalui chatnya. Lantas, setelah itu, sebisa mungkin bantu dia dengan produk Anda.

  • Dengarkan Kebutuhan Pembeli, Bukan Fokus Mengirim Banyak Chat Promosi

Seringkali ada penjual yang mengirimi banyak pesan dan foto untuk membuat pembeli tertarik pada produk yang ditawarkan. Hal tersebut tentu tidak salah. Tetapi, terlalu banyak memberi detail tanpa mendengar kebutuhan pelanggan itu kurang tepat.

Apabila Anda hendak membantu pembeli, alangkah baiknya dengarkan dan cermati keinginannya dahulu. Karena tidak semua pembeli akan terkesan dengan pemahaman yang terlalu detail. Terkadang penjelasan yang terlalu detail juga memerlukan waktu lebih lama untuk membacanya. Maka sebisa mungkin, pahami dulu apa yang diharapkan pembeli dari barang Anda.

  • Bimbing Pembeli Menuju Inti Tanpa Tergesa-gesa

Pendekatan yang nyaman dan santai lebih menyenangkan daripada penjual yang tergesa menawarkan produk. Oleh karena itulah, Anda selaku penjual harus cermat pada beberapa hal. Di antaranya adalah cermat memilih kalimat supaya tidak menyinggung pembeli atau membuatnya risi.

Menggunakan kata ‘maaf’ atau ‘permisi’ dengan bahasa sopan akan sangat membantu. Tidak hanya sampai di sana, teknik closing di Facebook yang santai akan membuat pelanggan betah. Anda pun harus pandai untuk mengarahkan obrolan pada penutup yang telah direncanakan, yaitu mencapai kesepakatan.

Perlu diketahui, bahwa tidak semua orang dapat melakukan teknik closing di Facebook dengan baik. Tetapi bukan berarti teknik closing ini tidak dapat dipelajari sama sekali, bukan? Jadi, sudahkah Anda belajar sesuatu dari artikel ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *